Vila Merah

Vila Merah…

Demikian nama tersebut diberikan pada sebuah bangunan yang merupakan rumah tinggal (vila), yang berada di Jalan Tamansari No 78 Bandung. Vila ini memiliki dinding dari batu bata merah yang tidak diplester. Batu batanya sendiri dibawa dari negeri Belanda dengan kapal laut.

Salah satu referensi mengatakan bahwa vila ini dirancang oleh C.P. Wolff Schoemaker pada tahun 1918. Sumber lain menyebutkan bahwa C.P. Wolff Schoemaker dan R.L.A. Schoemaker yang merancang pada tahun 1922. Namun saat saya berkunjung ke lokasi, di plakat tertulis dibangun pada tahun 1922 oleh R.L.A Schoemaker. Continue Reading →

Gunungan Djokdja

Tema tur kali ini berbeda dengan yang sebelumnya. Setelah ngedadak tur, kami kembali menapaki kota Yogyakarta. Lagi-lagi kota ini yang jadi pilihan. Jujur saja, kota ini jadi kota kedua setelah Bandung yang menarik perhatian kami. Entah karena situasinya, karena kenyamannya, ataupun masyarakatnya. Kota ini terkenal dengan sebutan kota wisata.

Jam 7 malam, di terminal Cicaheum Bandung kami menunggu bis yang akan membawa kami. Mana ya? Oh itu dia..Kramat Jati!

Dengan berbekal roti kadet, snack kecil, coklat, permen, air mineral dan nasi goreng, kami bersemangat untuk melancong. Sepanjang jalan tak hentinya kami bercakap-cakap dan tertawa ria. sampai saat lapar menjemput perut untuk melahap nasi goreng. Hm..yummy! Nasi goreng Ling punya hehe..

Continue Reading →