Vila Merah

  • Post Category:story / trip

Vila Merah... Demikian nama tersebut diberikan pada sebuah bangunan yang merupakan rumah tinggal (vila), yang berada di Jalan Tamansari No 78 Bandung. Vila ini memiliki dinding dari batu bata merah…

Continue Reading Vila Merah

Api Abadi Mrapen

  • Post Category:story / trip

Api abadi mrapen ini adalah situs fenomena geologi berupa api yang menyala di atas tanah, sebagai akibat dari terbakarnya gas alam yang muncul ke permukaan bumi. Tak sengaja menemukan tempat…

Continue Reading Api Abadi Mrapen

Bandros Tingkat Pertama di Bandung

  • Post Category:trip

Tulisan ini pernah dimuat di majalah Jabar Publisher edisi #27 Mei-Juni 2014, dengan judul Bandros Made In Bandung. Ditulis¬†ulang dan ditambahkan ke dalam blog rosmellix.com sebagai pengingat bahwa pernah ada…

Continue Reading Bandros Tingkat Pertama di Bandung

Yuk Naik Bandros Mang Dudung

  • Post Category:trip

Cerita tentang bandros tak ada habisnya. Kendaraan wisata yang ada di kota Bandung ini menjadi perhatian warga Bandung juga wisatawan yang datang. "Naiknya dimana? Lewat mana aja? Bayar berapa? Jam…

Continue Reading Yuk Naik Bandros Mang Dudung

Wisata Di Kota Bandung Naik Bandros Permen

  • Post Category:trip

Bandros... Siapa yang tidak kenal bandros. Orang mungkin tahunya bandros itu makanan khas priangan yang terbuat dari tepung beras dengan parutan kelapa dan santan. Tapi, bagi warga Bandung punya arti…

Continue Reading Wisata Di Kota Bandung Naik Bandros Permen

Junghuhn Inspirasiku

  • Post Category:story / trip

Catatan Perjalananku 13 April 2014 bersama komunitas Mata Bumi

Pagi itu, aku ada di tempat yang bernama Cagar Alam Junghuhn. Terbesit di pikiran, ” Siapa itu Junghuhn?”, “Bapak kina-kah?”. Penasaran, mulailah masuk ke kawasan itu. Di sana terlihat bangunan putih seperti tugu. Bagian bawah seperti kotak dan bagian atas meruncing seperti pena. Disitu tertulis nama “Dr. Franz Wilhelm Junghuhn”. Melihat lagi bangunan itu, ada keterangan lain “Mansfeld/Magdeburg 26 Oktober 1809” dan “Lembang 24 April 1864”. Baru tersadar kalau yang seperti ini biasanya makam. Tapi siapakah dia?

Kedua kalinya datang lagi ke tempat ini bersama teman-teman dari komunitas Mata Bumi. Sambil duduk santai, Kang Hawe Setiawan menceritakan bangunan putih ini dan Junghuhn. Memang benar, bangunan ini adalah makam. Namun bentuk makam berbeda. Bagian bawah yang berbentuk kotak itu perlambang al kitab, sedangkan bagian atas yang meruncing menyerupai pena adalah simbol poros dan bumi (seperti altar). Sedangkan Dr. Franz Wilhelm Junghuhn atau yang biasa dikenal Junghuhn, adalah seorang perintis tanaman kina di Indonesia. (more…)

Continue Reading Junghuhn Inspirasiku

Mendadak Jalan

Berawal dari miss time gara-gara antri beli nasi padang n cemilan, kamis malam itu. Pk 19.50 posisi masih di daerah suci, sementara kereta malam berangkat pk 20.00. Sebenarnya sih hopeless tiba di stasiun Hall Bandung dalam 10 menit. Tapi saya yakinkan diri dan teman-teman saya bahwa “Kita berangkat malam ini dengan kereta api..”.

“Alhamdulillah…” ujarku, sesampainya di stasiun Hall. Saat melirik jam, waktu masih menunjukkan pk 19.55. Haha..lucu, ternyata belum terlambat. Maklumlah, angkutan umum tadi ngebutnya bikin jeleng. Setelah duduk di kereta, tanpa basa basi langsung menyerbu nasi padang yang tadi dibeli.

Sepanjang perjalanan di kereta, banyak pemandangan yang dilihat. Mulai dari orang yang sibuk mencari tempat duduk kosong, portir yang mengangkut barang, lalu lalang penjual makanan dan minuman, kondektur yang memeriksa tiket, pengamen dengan irama musik, sampai suara gesekan rel dan roda kereta yang memecah keheningan malam itu.

(more…)

Continue Reading Mendadak Jalan